Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fadli Zon Sebut Presiden Jokowi dalam Dua Tahun Ini Pencitraan

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla penuh dengan pencitraan dalam dua tahun ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Fadli Zon Sebut Presiden Jokowi dalam Dua Tahun Ini Pencitraan
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Fadli Zon. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai, pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla penuh dengan pencitraan dalam dua tahun ini.

Menurut dia, hanya sedikit hasil kerja pemerintah yang dirasakan langsung masyarakat.

"Presiden harus berhenti pencitraan. Dua tahun ini adalah Presiden pencitraan," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/10/2016).

Seharusnya, kata Fadli, fokus pada hasil kerja.

Bukan hanya menggaungkan "kerja, kerja, kerja" tapi tak menunjukan hasil.

"Contohnya, Presiden janji akan cetak dua hektare sawah, itu sampai mana? 50.000 puskesmas dalam lima tahun, sudah sampai mana? Mau buy back Indosat, sudah sampai mana? Mau buat Pertamina lebih hebat dari Petronas, sudah sampai mana? Banyak," kata dia.

Secara umum, ia menilai pencapaian janji kampanye Jokowi-JK masih jauh.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari segi ekonomi, sebagian masyarakat justru merasakan keadaan ekonomi semakin sulit.

Daya beli masyarakat masih rendah dan mencari pekerjaan semakin sulit.

"Pada dasarnya kehidupan semakin susah. Jarang menemukan kelompok masyarakat yang merasakan ada perbaikan di bidang ekonomi," tutur Politikus Partai Gerindra itu.

Fadli juga mengkritik kondisi di bidang politik.

Ia melihat, masih ada pihak-pihak yang ingin mendominasi dan melakukan penguasaan.

"Kehidupan politik kita relatif kurang sehat karena beberapa parpol dipecah belah, ada jejak dari intervensi pemerintah sehingga kehidupan demokrasi kita malah diwarnai demokrasi yang diintervensi keinginan kekuasaan," tutup Fadli.

Penulis : Nabilla Tashandra

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas