Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Imbau Massa dari Luar Daerah Tak Ikuti Demo 4 November

Aksi demonstrasi tersebut rencananya akan diselenggarakan di depan Istana Negara, Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Polisi Imbau Massa dari Luar Daerah Tak Ikuti Demo 4 November
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Awi Setiyono. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi mengimbau masyarakat dari luar Jakarta untuk tidak menghadiri aksi demonstasi pada Jumat 4 November 2016.

Aksi demonstrasi tersebut rencananya akan diselenggarakan di depan Istana Negara, Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengaku belum mendapat informasi pasti terkait massa yang akan datang dari luar daerah. Namun, dirinya akan berkoordinasi dengan polda-polda lainnya untuk mengantisipasi hal tersebut.

"Kami menyampaikan secara persuasif agar tidak mengerahkan massa. Tapi kembali lagi, kalau ada massa ke Jakarta ya kami tidak melarang, karena Indonesia negara demokratis," ujar Awi saat dihubungi, Selasa (1/10/2016).

Baca: Polri Antisipasi Kemungkinan Adanya Aksi Teror Saat Gerakan 4 November

Baca: Warga Banten Diimbau Tidak Ikut Demo 4 November di Jakarta

Baca: Jokowi Imbau Ulama Menyampaikan Nasihat yang Menyejukkan

Meski tak melarang, Awi meminta agar massa tidak membawa barang berbahaya saat melakukan aksi unjuk rasa.

Pihaknya tidak akan segan-segan untuk menindak jika ada orang yang membawa benda-bendat tersebut.

"Kalau ada yang mencurigakan, membawa golok, senjata tajam, dan lain-lain akan dilakukan penyitaan," kata Awi.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepolisian bersama TNI akan menerjunkan ribuan personel untuk mengamankan aksi demonstrasi yang rencananya berlangsung pada Jumat mendatang itu.

Demonstrasi tersebut merupakan aksi lanjutan dari aksi yang digelar pada 14 Oktober 2016.

Saat itu, demonstrasi digelar di depan Kantor Bareskrim dan Balai Kota DKI Jakarta untuk mengkritik kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Penulis: Akhdi Martin Pratama

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas