Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

''Anda Boleh Hina Saya, Tapi Tidak untuk Negara dan Presiden''

Kalau orang yang katain kepada lambang negara, bukan warga negara yang bertanggung jawab.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in ''Anda Boleh Hina Saya, Tapi Tidak untuk Negara dan Presiden''
Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. 

TRIBUNEWS.COM, JAKARTA - "Anda boleh hina saya, kata-katain saya sepuasnya, tapi tidak untuk negara dan presiden saya."

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menegaskan itu saat menjadi Inspektur Upacara di Kantor Kemendagri, Jakarta saat memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November.

Menurut Tjahjo, semua warga negara harus menghormati Indonesia Raya, Garuda Pancasila, serta Presiden Republik Indonesia. Jika warga negara tidak dapat menghormati hal itu, maka mereka bukanlah warga negara yang bertanggung jawab atas bangsanya.

"Kalau orang yang katain kepada lambang negara, bukan warga negara yang bertanggung jawab. Kita harus tahu etika dan sopan santun," kata Tjahjo, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Dijelaskan olehnya, masyarakat bisa saja melaporkan pihak-pihak yang telah menghina diri mereka apalagi jika sudah bersinggungan dengan kehormatan dan harga diri.

"Demikian juga saya, yang punya harga diri dan kehormatan saya yang sama-sama punya hak secara hukum, saya bisa melapor. Apalagi penghinaan kepada lambang negara, bendera, lagu, presiden dan bhineka tunggal ika. Itu hukumnya wajib," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas