Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemberitaan Saat Ini Dinilai Layaknya Sebuah Telenovela

Anggota Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Wina Armada mengatakan bahwa pemberitaan di media saat ini layaknya menonton telenovela.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pemberitaan Saat Ini Dinilai Layaknya Sebuah Telenovela
Tribunnews.com/ Amriyono Prakoso
Anggota Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Wina Armada (dua kiri) saat diskusi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (15/11/2016). 

PWI Nilai Pemberitaan Saat Ini Layaknya Sebuah Telenovela

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Wina Armada mengatakan bahwa pemberitaan di media saat ini layaknya menonton telenovela.

"Mereka bukan hanya menyuguhkan isi dari masalahnya, tapi juga ada pendahuluan, inti masalah, dan ada penutup."

"Jadi memang seperti sinetron atau telenovela saat ini," kata dia saat diskusi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Media, menurutnya, seakan memberikan pandangan kepada masyarakat bahwa suatu kasus menjadi menarik apabila terdapat intrik dan polemik didalamnya.

Kasus Kopi Sianida, misalnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Wina menjelaskan betapa masifnya pemberitaan soal kasus tersebut.

Tidak ada pihak yang bisa meminimalisir dampak dari peliputan kasus yang menewaskan Wayan Mirna Salihin itu.

"Di kasus itu, hampir semua televisi memberitakan mulai dari persiapan hingga berakhirnya sidang. Bahkan sampai 15 jam berturut-turut," tambahnya.

Apa yang dilakukan media saat ini, diharapkan dapat memilih dan menyeleksi liputan yang dapat diangkat atau tidak untuk menjadi berita.

Serta tidak berlebihan dalam menyajikan informasi kepada publik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas