Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KPK: Partai Politik Harus Memenuhi Syarat Untuk Dapatkan Rp 4,7 Triliun Dari APBN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan kenaikan dana keuangan bagi 10 partai politik dari Rp 13 miliar menjadi Rp 9,3 triliun.

KPK: Partai Politik Harus Memenuhi Syarat Untuk Dapatkan Rp 4,7 Triliun Dari APBN
Tribunnews.com/ Eri Komar Sinaga
Sekretaris DPP Partai Golkar Idrus Marham (kedua dari kanan baris pertama) bersama perwakilan partai politik dan KPK memberikan keterangan pers terkait rekomendasi kenaikan partai politik di KPK, Jakarta, Senin (21/11/2016) 

 Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan kenaikan dana keuangan bagi 10 partai politik dari Rp 13 miliar menjadi Rp 9,3 triliun.

Dana tersebut akan ditanggung bersama antara negara melalui APBN dan partai politik itu sendiri.

APBN akan mengucurkan uang Rp 4,7 triliun dan partai politik juga harus bisa mengusahakan dana melalui iuran anggota Rp 4,7 triliun.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengungkapkan dana Rp 4,7 triliun dari APBN tidak akan digelontorkan secara langsung.

"Kita perhitungkan 10 tahun mulai dari 5 persen sampai 50 persen tergantung kinerja partai."

"Ada instrumen yang kita lekatkan untuk pertanggungajwaban partai," kata Pahala Nainggolan saat memberikan keterangan pers di kantornya, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Persyaratan yang harus dipenuhi partai politik antara lain komponen etik, transparansi rekrutmen, dan pertanggungjawabannya dan proses kaderisasi yang berjalan.

"Kinerja yang membaik, maka negara sampai ke 50 persen," ungkap Pahala.

Sementara beban 50 persen kepada partai politik berdasarkan pertimbangan, partai politik harus bisa menarik iuran dari anggota atau kader.

Iuran dari anggota membuktikan jika partai tersebut memang memiliki basis massa.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas