Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menhan Tampik Dugaan Adanya Makar dalam Aksi 2 Desember

Menanggapi isu adanya makar dalam Aksi Bela Islam III, Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu menyampaikan tanggapannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Menhan Tampik Dugaan Adanya Makar dalam Aksi 2 Desember
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu didampingi Dirjen Kuathan Kemhan Mayjen TNI Bambang Hartawan saat ditemui usai Upacara HUT Korpri yang digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menanggapi isu adanya makar dalam Aksi Bela Islam III, Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu menyampaikan tanggapannya.

Ia menegaskan tidak ada isu makar yang selama ini didengungkan menjelang aksi yang rencananya digelar pada 2 Desember mendatang.

"Nggak, orang datang ke sana (mau dzikir), masa (dianggap) makar," ujar Ryamizard, usai menghadiri Upacara HUT Korpri di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).

Ketika ditanya terkait adanya kemungkinan bocoran informasi dari Badan Intelijen Negara (BIN), ia menampik dugaan tersebut, "Nggak ada, insha Allah nggak ada,".

Menurutnya, makar tidak hanya dilakukan dengan mengerahkan massa saja, namun bisa saja dalam suasana yang kondusif.

Unjuk rasa, kata Ryamizard, tidak bisa dijadikan tolok ukur dalam melancarkan aksi makar.

Rekomendasi Untuk Anda

"Makar itu kan bukan ramai-ramai lagi, lagi dalam keadaan biasa saja, makar bisa saja (terjadi)," jelas Ryamizard.

Ia pun berharap, dalam aksi lanjutan terkait isu dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tidak ada makar.

"Makar itu dimana kapan saja bisa, tapi kalau ini insha Allah nggak ada, tenang aja," tandas Ryamizard.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas