Tribun

Penangkapan Terduga Teroris

Pemerintah Diminta Waspadai Ancaman Teror Jelang Natal dan Tahun Baru

Bobby pun berharap koordinasi antar lembaga dalam penanganan aksi terorisme semakin intensif.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Fajar Anjungroso
Pemerintah Diminta Waspadai Ancaman Teror Jelang Natal dan Tahun Baru
Tribunnews.com/Abdul Qodir
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mendatangi lokasi penyergapan empat terduga teroris dan temuan sejumlah bom di dua rumah kontrakan, Kampung Curug, Kelurahan Babakan, Setu, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/12/2016) siang. 

Dalam penangkapan itu, diamankan empat orang. Satu ditangkap hidup atas nama Adam dan tiga lainnya tewas ditembak yakni Omen, Irwan, dan Helmi.

Berlanjut, Densus 88 juga bergerak ke wilayah
Payakumbu, Sumatera Barat menangkap terduga teroris atas nama Jhon Tanamal alias Hamzah (H) diduga terkait teroris jaringan Solo.

Lebih lanjut, Densus 88 juga menangkap satu terduga teroris atas nama Safei Lubis alias S di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kelompok ini dipimpin oleh Gigih Rahmat Dewa yang sudah tertangkap sebelumnya.

Selain berniat menyerang Marina Bay, kelompok ini juga merencanakan amaliah di beberapa tempat dengan sasaran tempat keramaian dan objek vital termasuk kantor polisi.

Diketahui juga kelompok Katibah Gonggong Rebus selama ini gencar menyebarkan paham radikal di Asia Tenggara.

Bahkan Gigih Rahmat Dewa juga berperan memfasilitator WNI yang ingin pergi ke Suriah.

Berdasarkan penyelidikan Densus 88, Gigih Rahmat Dewa intens berkomunikasi dengan Bahrun Naim dan mendapat sokongan dana dari Bahrun Naim untuk melakukan sejumlah aksi teror di Indonesia.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas