Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aksi Bela Islam dan Kopi Sianida Jadi yang Terpopuler di Media Sosial Sepanjang 2016

Menurutnya, kopi Sianida Jessica menjadi kasus atau terpopuler selama tahun 2016.

Aksi Bela Islam dan Kopi Sianida Jadi yang Terpopuler di Media Sosial Sepanjang 2016
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ribuan umat muslim memenuhi lapangan Monas untuk melakukan Aksi Bela Islam III, Jakarta, Jumat (2/12/2016). Aksi ini mendesak pemerintah melakukan penahanan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena diduga melakukan penistaan agama. Aksi ini diisi dengan dzikir, doa bersama, dan shalat Jumat berjamaah. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Lembaga Analisis Strategi dan Komunikasi, Digitroops mencatat, bahwa isu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan aksi bela Islam, menjadi kasus terpopuler sepanjang tahun 2016 di tanah air.

Kasus tersebut berada diurutan pertama dari lima kasus terpopuler lainnya.

CEO Digitroops, Fahd Pahdepi menjelaskan, alasan isu Ahok dan Bela Islam menjadi terpopuler sepanjang tahun 2016, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan sejak bulan Oktober 2016, dimana Ahok terus menjadi pusat pemberitaan berbagai media, juga menjadi viral di media sosial dengan kata kunci seperti Buni Yani, Nusron Wahid, Ahok, serta aksi damai 411 dan 211.

"Kasus Ahok dan Aksi Bela islam, dengan segala variannya mencapai total 279.852.000 entri. Dalam google mencapai 5.730 berita, dan menjadi trending topic di Twitter dalam 25 hastag dan kata kunci," kata Pahdepi dalam keterangan yang diterima, Kamis (22/12/2016).

Pahdepi menambahkan, kasus Ahok dan Bela Islam secara khusus berpengaruh terhadap pengambilan kebijakan baik pada proses hukum, juga langkah politik yang akan dilakukan oleh presiden Joko Widodo.

Hal tersebut dinilainya menjadi alasan mengapa isu Ahok dengan kasus dugaan penistaan agama begitu menjadi sorotan berita.

Untuk kasus terpopuler kedua kata Pahdepi adalah 'Panama Papers dan Harta yang Disembunyikan'. Untuk kasus tersebut, mesin pencari Google mencatat 72.235.000 entri.

Isu tersebut diberitakan sebanyak 595 kali di lima media online terbesar.

"Isu ini menjadi trending topik di Twitter dengan empat hastag dan kata kunci. Karena isu ini menyeret beberapa nama besar dan papan atas pengusaha Indonesia," ujarnya.

Untuk isu terpopuler ke tiga adalah Tax Amnesty dan tradisi pengemplang Pajak.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas