Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Era Persaingan Terbuka Haruskan Kita Miliki SDM yang Tangguh dan Daya Saing kata Zulkifili Hasan

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengajak seluruh elemen bangsa kembali bersatu kembali pada nilai nilai ke Indonesiaan.

Era Persaingan Terbuka Haruskan Kita Miliki SDM yang Tangguh dan Daya Saing kata Zulkifili Hasan
ist
Zulkifli Hasan di tengah-tengah peserta Reuni Akbar Alumni SMP 1 Purworejo 

TRIBUNNEWS.COM, PURWOREJO - Perbedaan pilihan politik jangan sampai membuat persaudaraan kebangsaan justru memudar. Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengajak seluruh elemen bangsa kembali bersatu kembali pada nilai nilai ke Indonesiaan.

"Saatnya kembali ke nilai nilai luhur ke Indonesiaan. Saling menghargai dan saling menghormati walaupun pilihan politik kita mungkin berbeda," ungkap Zulkifli Hasan dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR di acara Reuni Akbar Alumni SMP 1 Purworejo, di Purworejo, Senin (26/12/2016)

Ketua MPR mengingatkan bahwa permasalahan bangsa Indonesia masih sedemikian banyak, diantaranya adalah menghapus kesenjangan dan menurunkan angka kemiskinan

"Pekerjaan rumah masih banyak seperti menghapus kesenjangan sosial dan ekonomi yang dalam. Kesenjangan inilah yang sebenarnya musuh bersama kita," jelas Zulkifli Hasan

Pekerjaan rumah lainnya yang harus dihadapi adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia menghadapi era globalisasi

"Era persaingan terbuka mengharuskan kita memiliki SDM yang tangguh dan memiliki daya saing. Bayangkan kalau kita berpecah belah, SDM terbengkalai dan kita makin tertinggal dari bangsa lain. Ingatlah bahwa di atas semua perbedaan politik dan latar belakang, kita semua bersaudara dalam Keluarga besar bangsa Indonesia," papar Zulkifli Hasan.

Mengenai isu maraknya Tenaga Kerja Asing ilegal, Zulkifli Hasan meminta agar isu tersebut tidak dibesar besarkan. Kalau ada yang menemukan, Zulkifli meminta untuk segera dilaporkan.

"Kalau ada yang menemukan segera laporkan kepada pihak berwajib agar ditindak," tegasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas