Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kosgoro Agung Laksono dan Aziz Syamsuddin Bersatu Lagi

Rekonsiliasi di tubuh Kosgoro 1957 itupun mendapat sambutan positif dari Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kosgoro Agung Laksono dan Aziz Syamsuddin Bersatu Lagi
Tribunnews.com/Muhammad Zulfikar
Agung Laksono dan Aziz Syamsuddin salaman di kantor DPP Golkar Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Dualisme kepemimpinan di internal Kosgoro 1957 berakhir setelah Agung Laksono dan Aziz Syamsuddin melakukan penandatanganan nota kesepakatan untuk bersatu.

Rekonsiliasi di tubuh Kosgoro 1957 itupun mendapat sambutan positif dari Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto yang turut menyaksikan penandatanganan islah tersebut.

"Hari ini merupakan hari yang sangat penting bagi Partai Golkar, khususnya dalam rangka memantapkan momentum politik yang akan datang. Rekonsiliasi Kosgoro sangat penting," kata Novanto di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Novanto menegaskan, dengan adanya penandatanganan nota kesepakatan islah, maka tidak ada lagidualisme diantara kedua belah pihak.

Menurutnya, baik Agung dan Aziz harus bersama-sama membesarkan Kosgoro 1957 dalam rangka mencapai kesolidan P‎artai Golkar.

"Sekarang Ketua Umumnya (Kosgoro 1957) Agung Laksono dan Wakil Ketua Umumnya Aziz Syamsuddin," tuturnya.

Masih kata Novanto, dengan bergabungnya Agung dengan Aziz maka akan meningkatkan suara dari Golkar.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena tidak dipungkirinya, baik Agung dengan Aziz sama-sama memiliki pendukung dalam jumlah yang signifikan.

"Kalau Kosgoro 1957 bersatu, maka sekitar 4 juta suara dari Kosgoro seluruh Indonesia akan mendukung Golkar. Itu akan berpotensi dalam upaya memenangkan Golkar di Pemilu 2019," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas