Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Banyak Pengusaha Amerika Serikat Tertarik Berinvestasi di Indonesia

Menurut Dubes AS, Indonesia masih menjadi mitra dan sahabat yang baik bagi Amerika Serikat, terutama di bidang ekonomi dan perdagangan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Willem Jonata
zoom-in Banyak Pengusaha Amerika Serikat Tertarik Berinvestasi di Indonesia
Harian Warta Kota/JohanTallo
MENERIMA LBBP - Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi (kedua kiri) berbincang dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr (ketiga kiri) usai penyerahan surat-surat kepercayaan di teras belakang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/1). Presiden menerima delapan Duta Besar LBBP Designate Resident dan Designate Non Resident, yaitu Duta Besar Perancis, Portugal, Maroko, Amerika Serikat, Bangladesh, Mauritius, Rwanda, dan Kepulauan Marshall. Warta Kota/hery lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan mengatakan beberapa pengusaha asal negeri Paman Sam itu tertarik berinvestasi di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia bisa menjadi negara yang baik untuk saling bekerjasama di bidang ekonomi, mengingat selama ini baru industri Aviasi yang terus berkembang dari kedua negara.

 “Kami tadi membahas soal kesempatan-kesempatan yang ada untuk berinvestasi. Menurut saya, sudah banyak pengusaha dari Amerika yang tertarik dengan kerjasama ini,” jelas Donovan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (25/1/2017)

Ia menuturkan Indonesia masih menjadi mitra dan sahabat yang baik bagi Amerika Serikat, terutama di bidang ekonomi dan perdagangan. Hal itu, kata dia, akan terus dilanjutkan hingga memiliki perkembangan yang signifikan.

Donovan juga menjelaskan Amerika Serikat saat ini tengah menerapkan kebijakan Fair Trade (Perdagangan Adil) guna memproteksi pekerja asal negeri tersebut.

“Iya bagaimanpun sistem Fair Trade ini harus tetap dijalankan sehingga keuntungan yang riil bisa didapat oleh pekerja dan perusahaan Amerika Serikat,” kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Pertemuan antara Dubes AS dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berlangsung sekira satu jam tersebut juga membahas terkait dengan hubungan sosial budaya, kemanan dan isu pembangunan serta keamanan internasional.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas