Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Hidayat Nur Wahid : Jika Ada Spanduk Tolak Wayang, Itu Bukan PKS

Sebab wayang menjadi warisan budaya Walisongo dalam menyebarkan Islam di Indonesia.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Hidayat Nur Wahid : Jika Ada Spanduk Tolak Wayang, Itu Bukan PKS
Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Hidayat Nur Wahid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera menggelar acara  pagelaran wayang dengan  lakon "Semar Mbangun  Kahyangan". Acara itu digelar di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan,  Sabtu (28/1/2017).

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menuturkan pihaknya menggelar pagelaran wayang  dalam beberapa kesempatan. Sebab wayang menjadi warisan budaya Walisongo dalam  menyebarkan Islam di  Indonesia.  

Saat menghadiri acara wayang, Hidayat mengenakan blangkon putih dan kemeja batik lengan panjang. 

"Jadi kalau ada spanduk tolak  pemutaran wayang itu pasti bukan PKS yang buat. lagipula wayang kok diputar, wayang ya digelar,"kata Hidayat dalam keterangannya, Minggu (29/1/2017).

Hidayat mengatakan tugas partai pol itik bukan hanya mengurusi pemilu, pilkada atau pilpres. Namun, termasuk di dalamnya melestarikan seni dan budaya Nusant ara yang adiluhung. 

"Politik  bukan hanya pilkada, pemilu  atau pilpres tapi bisa juga  politik budaya agar budaya  yang adiluhung berkembang dan  tak mati," kata Hidayat 

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara, Ketua Bidang Seni dan Budaya DPP PKS Muhammad Ridwan menerangkan DPP PKS rutin menggelar pertunjukan dan sarasehan budaya Nusantara.

"Pagelaran dan sarasehan budaya sudah kita lakukan beberapa kali. Wayang di DPP PKS adalah salah satunya. Kita menyebutnya ngaji budaya," ujarnya.

Bidang Seni dan Budaya, ungkap Ridwan, juga bertekad menjadikan PKS sebagai pusat budaya. Bukan hanya budaya Jawa namun seluruh budaya di Nusantara. Tokoh asal Betawi ini mengatakan, Islam sejatinya akomodatif terhadap seni dan budaya.

"Kita ingin jadi rumah besar seluruh budaya apalagi bagi wayang yang merupakan warisan Walisongo. Harus kita pertahankan," papar dia.

Pagelaran wayang dengan lakon "Semar Mbangun Kahyangan" dibawakan oleh dalang Ki Sri Kuncoro. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas