Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Yusril: Umat Islam Jangan Sampai Jadi Bulan-bulanan Politik yang Dipojokkan

Jika partai Islam ditinggalkan, Yusril menilai akan muncul kekuatan sporadis, yang bisa menekan, namun tetap berada di pinggiran kekuasaan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
zoom-in Yusril: Umat Islam Jangan Sampai Jadi Bulan-bulanan Politik yang Dipojokkan
Tribunnews/JEPRIMA
Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra saat mendatangi Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jumat (2/12/2016). Yusril Izha Mahendra akan mendampingi Ratna Sarumpaet yang dimintai keterangan terkait dugaan makar. 

TRIBUNnEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengimbau agar umat Islam bisa bersatu. Maraknya isu SARA menurut Yusril membuat warga muslim jadi alat politik.

"Umat Islam jangan sampai dijadikan bulan-bulanan politik yang terus-menerus dipinggirkan dan terpojokkan tanpa dapat menentukan arah perjalanan bangsa dan negara," ujar Yusril, Rabu (8/2/2017).

PBB, kata Yusril mengajak umat Islam untuk kembali memperkuat partai Islam dalam memperjuangkan aspirasinya.

Jika partai Islam ditinggalkan, Yusril menilai akan muncul kekuatan sporadis, yang bisa menekan, namun tetap berada di pinggiran kekuasaan.

"Sehingga umat Islam tidak bisa membuat kebijakan dan melaksanakannya," ungkap Yusril.

Yusril pun prihatin menyaksikan dipojokkannya umat Islam melalui berbagai media.

Hal itu kata Yusril ditambah sikap Pemerintah yang terkesan melakukan pembiaran atas perlakuan semena-mena dan merendahkan martabat Islam, ulama dan tokoh-tokohnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Padahal Islam telah memberikan kontribusi sangat besar bagi kemajuan bangsa jauh sebelum kemerdekaan," kata Yusril.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas