Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi: KKS Bukan Untuk Suami Beli Rokok

Jokowi mengatakan, bantuan dari pemerintah tersebut sebaiknya digunakan untuk gizi maupun pendidikan anak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jokowi: KKS Bukan Untuk Suami Beli Rokok
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Presiden Jokowi didampingi Mendikbud Anies Baswedan (kiri) memberikan sambutan usai membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kantor Pos Kampung Melayu, Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Rabu (13/5/2015). Pembagian KIS, KIP dan KKS itu untuk meningkatkan kualitas hidup, kesehatan serta pendidikan bagi masyarakat. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memberi pesan kepada warga penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) agar tidak menyalahgunakan hak tersebut.

"Uangnya jangan dikasih suami untuk beli rokok, jangan dikasih suami untuk beli pulsa," ujar Jokowi saat Peluncuran Program Bantuan Pangan Non Tunai di GOR POPKI Cibubur, Jakarta, Kamis (23/2/2017).

Jokowi mengatakan, bantuan dari pemerintah tersebut sebaiknya digunakan untuk gizi maupun pendidikan anak.

Jokowi menegaskan jika kartu itu disalahgunakan, maka pemerintah tidak segan-segan untuk mencabut kartu dari si penerima bantuan.

"Begitu ketahuan buat beli rokok dan pulsa, nanti dicabut. Setuju ya," tutur Jokowi.

Program Bantuan Pangan Non Tunai merupakan kelanjutan Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah disalurkan di 68 Kabupaten/Kota pada tahun 2016 menggunakan KKS.

Pemerintah memberikan bantuan non tunai dalam KKS kepada masyarakat yang membutuhkan sebesar Rp1.890.0000, sementara untuk Bantuan Pangan Non Tunai tiap bulannya diberikan Rp110.000.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejalan dengan target wilayah penyaluran yang ditetapkan Kementerian Sosial, saat ini telah terdapat 15878 agen Layanan Keuangan Digital (LKD) dan Laku Pandai yang tersebar di seluruh Indonesia dan telah siap menyalurkan Bantuan Pangan.

Pada tahun 2017, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai akan dilaksanakan secara serentak di 44 kota yang terdiri dari 7 kota di Sumatera, 34 di Jawa dan 3 kota di wilayah timur.

Adapun target penyaluran tahun 2017 adalah sekitar 1,286 juta KPM dengan total nilai sebesar Rp1,7 triliun.

Target ini direncanakan meningkat signifikan pada tahun 2018 menjadi sekitar 10 juta keluarga penerima bantuan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas