Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Sebut Setya Novanto Tak Tahu Kasus e-KTP

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin mengaku telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Sebut Setya Novanto Tak Tahu Kasus e-KTP
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Mahyudin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin mengaku telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Dalam pertemuan itu, Setya Novanto mengaku tidak terlibat dan tidak tahu mengenai kasus e-KTP.

"Beberapa waktu lalu, beliau seperti pendapat yang sudah-sudah beliau merasa tidak terlibat dan tidak tahu-menahu. Mudah-mudahan tidak ada masalah sama beliau," kata Mahyudin ketika dikonfirmasi, Rabu (8/3/2017).

Mahyudin menuturkan semua pihak dapat melihat proses persidangan.

Baca: MAKI Yakin Setya Novanto Akan Disebut Dalam Sidang Perdana Korupsi e-KTP

Penegak hukum, katanya,jangan membuat gaduh dengan melemparkan opini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya kira biarlah proses ini berjalan sesuai hukum tanpa ada tekanan. Saya kira, tidak ada yang kebal terhadap hukum di negara Indonesia ini," kata Mahyudin.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Setya Novanto siap disebut namanya oleh para terdakwa di kasus e KTP.

Setya Novanto bisa memberikan klarifikasi terkait tuduhan keterlibatannya dari mantan bendahara partai Demokrat Nazaruddin pada kasus tersebut.

Baca: Setya Novanto: Psikologis Nazar Bermasalah

"Jika saya disebut tentu bisa mengklarifikasi," ujar Setya Novanto di Jakarta, Selasa (7/3/2017).

Novanto pun sudah memberikan keterangan sebelumnya kepada KPK terkait kasus e KTP.

Hal tersebut untuk memperlancar proses pemeriksaan dari KPK.

"Waktu saya diperiksa KPK sebetulnya Saya sudah sampaikan sedetailnya dan sejelas-jelasnya saat saya klarifikasi untuk mempermudah penyidik KPK," kata Novanto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas