Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ical Yakin Golkar Tidak Terima Aliran Dana Proyek e-KTP

Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie optimis partainya tidak menerima uang sepeser pun dari proyek e-KTP.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Ical Yakin Golkar Tidak Terima Aliran Dana Proyek e-KTP
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Aburizal Bakrie (kanan). 

Laporan Wartawan Tribunews.com, Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie optimis partainya tidak menerima uang sepeser pun dari proyek e-KTP.

Kendati demikian pria yang akrab disapa Ical tersebut menghormati proses hukum yang digulirkan KPK.

"Partai Golkar sudah pasti tak terima (aliran dana e-KTP)," ujar Ical di kantor DPP Golkar, Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Ical menegaskan meski partainya ditimpa isu korupsi e-KTP, Golkar tidak akan melakukan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Baca: Andi Narogong Pusing Sering Dimintai Uang Oleh Terdakwa Kasus e-KTP Untuk Alasan Ini

Baca: Gamawan Sebut Pengubahan Penganggaran Proyek e-KTP Terjadi Sejak Era Mardiyanto

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Mantan Sekjen Kemendagri Ungkap Pertemuan di Hotel Gran Melia Dengan Setya Novanto Terkait e-KTP

Karena Ical percaya internal partai Golkar tetap solid tanpa ada perpecahan.

"Enggak pernah kita bicara Munaslub. Statement saya jelas beberapa hari lalu jangan berpikir ada Munaslub," kata Ical.

Ical pun mengimbau kepada partainya untuk tetap tenang menghadapi tuduhan dalam kasus e-KTP.

"Kami katakan bahwa semua kader Partai Golkar tetap tenang dan hargai proses hukum," jelas Ical.

Saat ini DPP Golkar menyerahkan proses hukum ke pengadilan dengan tetap menekankan azas praduga tak bersalah.

"Kita jangan berandai-andai kita katakan pakailah azas praduga tak bersalah, jangan berandai-andai," ucap Ical.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas