Tribun

Korupsi KTP Elektronik

Andi Narogong Dikenal Sosok Tertutup

Nama Andi Agustinus alias Andi Narogong terungkap dalam persidangan kasus dugaan korupsi e-KTP

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Rachmat Hidayat
Andi Narogong Dikenal Sosok Tertutup
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Perwakilan dari LSM, LBH dan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Sapu Koruptor (Satu padu Lawan Koruptor) mengajak warga melakukan aksi simbolik kawal kasus korupsi KTP elektronik di area Car Free Day, Kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (19/3/2017) lalu. Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah dan penegak hukum mengusut tuntas korupsi KTP Elektronik serta meminta masyarakat agar mengawal sidang kasus korupsi tersebut. TEIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Nama Andi Agustinus alias Andi Narogong terungkap dalam persidangan kasus dugaan korupsi e-KTP. Pengusaha rekanan Kementerian Dalam Negeri ini memiliki peran dalam kasus ini. 

Nama Andi Narogong disebut  dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut KPK. Namanya pertama kali muncul ketika Burhanudin Napitupulu selaku Ketua Komisi II DPR bertemu dengan Irman selaku Dirjen Dukcapil. 

Aksi Andi Narogong dalam dakwaan dimulai ketika dirinya menemui Setya Novanto, Anas Urbaningrum, dan M Nazaruddin, karena dianggap memiliki pengaruh di Komisi II DPR. 

Andi Narogong juga disebut-sebut membagikan uang kepada anggota DPR dan pihak kementerian agar proyek ini lolos.

Saat tribun menyambangi rumah Andi Narogong di  Blok C/10 Perumahan Central Park Beverly Hills, Kota Wisata, Cibubur, Jakarta Timur beberapa waktu lalu, petugas keamanan sempat melarang, termasuk beberapa  awak media masuk meliput rumah Andi Narogong. Keamanan kompleks menjadi alasan dari  pihak keamanan tersebut. 

"Tidak boleh masuk, kecuali penghuni atau sudah membuat janji," ujar Defri, petugas keamanan kompleks Beverly Hills  saat itu.

Menurut Defri, Andi Narogong sudah tidak muncul di rumahnya sejak beberapa waktu lalu. Kepergian Andi Narogong dari rumahnya dilakukan dua pekan sebelum sidang perdana kasus mega korupsi pengadaan KTP elektronik (E-KTP) tahun anggaran 2011-2012. 

Saat disambangi tribun beberapa kali, rumah Andi Narogong kerap kosong. Keluarga Andi Narogong juga tidak menempati rumah tersebut selama ini. Menurut Defri, selama memiliki rumah itu, Andi Narogong juga jarang menginap.

Dirinya kerap tinggal di rumahnya yang lain. Andi Narogong juga dikenal sebagai sosok yang tertutup. Dirinya jarang bergaul dengan tetangganya yang lain di Kompleks tersebut. 

"Orangnya jarang mengobrol sama yang lain. Kayanya orangnya rada tertutup," tambah Defri.

Andi Narogong juga diketahui memiliki rumah di Perumahan Kemang Pratama, Bekasi, Jawa Barat. Rumahnya yang ini bahkan disebutkan dalam surat dakwaan Irman dan Sugiharto. 

Dalam dakwaan tersebut disebutkan bahwa Andi Narogong menyusun dokumen lelang bersama dengan Staf Pusat Teknologi Informasi dan komunikasi BPPT, Husni Fahmi dan Sekretaris Direktur Jenderal Kemendagri, Drajat Wisnu Setyawan. 

Rumah tersebut digunakan untuk menyusun dokumen penawaran dan dokumen teknis oleh Konsorsium PNRI, Konsorsium Murakabi, dan Konsorsium Astragraphia. 

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas