Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ajaran Radikal di Sekolah, Kepala BNPT Sarankan Pendidikan Karakter Bangsa

Suhardi menyarankan agar pendidikan karakter bangsa kembali digalakkan di sekolah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ajaran Radikal di Sekolah, Kepala BNPT Sarankan Pendidikan Karakter Bangsa
Imanuel Nicolas Manafe/Tribunnews.com
Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komjen pol Suhardi Alius menyoroti adanya informasi pengajaran berbau radikal di beberapa sekolah di daerah Cilacap, Jawa Tengah.

Untuk menangkal hal-hal demikian, Suhardi menyarankan agar pendidikan karakter bangsa kembali digalakkan di sekolah.

“Sekarang tolong masukkan kembali dengan metodologi yang berubah. Mungkin sifatnya bukan doktrin tapi bagaimana membangun empati anak-anak untuk mengerti bangsanya, kemajemukan dan sebagainya Itu yang saya sarankan ke depan,” ujar Suhardi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (10/4/2017).

Suhardi mengatakan munculnya pengajaran-pengajaran yang demikian lantaran kurikulum tentang karakter bangsa hampir tidak masuk ke mata pelajaran sekolah.

Suhardi sendiri telah menyampaikan hal itu kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi agar menghidupkan lagi pendidikan yang mengajarkan karakter bangsa.

“Tadi  bertemu juga dengan Menteri Pendidikan di Lemhanas. Kami pesankan itu salah satu polosnya tidak bisa filternya kita karena itu pelajaran etika karakter bangsa yang ditinggalkan,” ucap Suhardi.

Begitu juga dengan para guru yang menurut Suhardi perlunya ada ujian kompetensi yang ketat di setiap perekrutan guru.

Rekomendasi Untuk Anda

“Sehingga tidak sudah terlanjur kita lihat itu. Bukan cuma itu kita lihat juga di Depok sana ada yang pendidikan PAUD saja sudah mulai seperti itu. Artinya harus kita waspadai semua,” kata Suhardi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas