Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Bentuk Perhatian Terdakwa Kasus Korupsi e-KTP Terhadap Novel Baswedan

Irman, terdakwa kasus korupsi e-KTP, prihatin terhadap nasib Novel. Ia bahkan menyebut pelakunya biadab.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Irman, terdakwa kasus korupsi KTP elektronik prihatin terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Seperti diketahui, Novel menjadi korban penyiraman air keras setelah menjalani salat subuh di sebuah masjid, dekat kediamannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (11/4/2017) pagi.

"Soal itu, saya prihatin. Apalagi beliau diserang usai salat subuh," ucapnya, usai menjalani pemeriksaan di KPK, Selasa (11/4/2017) malam.

Ia menilai perbuatan pelaku sangat biadab. Ia juga mendoakan Novel segera sembuh.

Disinggung apakah penyerangan itu ada kaitan dengan e-KTP, Irman menjawab tidak mengetahui. Dia menyerahkan pengusutan kasus ke Polri.

"Biar polisi saja nanti yang mengungkap," tambahnya.(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas