Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penangkapan Terduga Teroris

Penuturan Aipda Tatag yang Lolos dari Tembakan Teroris: Jebol Dinding dan Merayap ke Selokan

Bersama Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Yudi Suryanto, ia nyaris kehilangan nyawa ketika sekelompok terduga teroris mengarahkan tembakan kepada mereka.

Penuturan Aipda Tatag yang Lolos dari Tembakan Teroris: Jebol Dinding dan Merayap ke Selokan
surabaya.tribunnews.com/Mohammad Romadoni
Aipda Tatag Wihatno 

TRIBUNNEWS.COM, TUBAN - Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Tuban, Ajun Inspektur Dua (Aipda) Tatag Wihatno mengaku tak pernah melupakan peristiwa yang dialaminya pada Sabtu (8/4) lalu.

Bersama Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Yudi Suryanto, ia nyaris kehilangan nyawa ketika sekelompok terduga teroris mengarahkan tembakan kepada mereka.

Tatag mengaku kondisi kesehatan dan psikologinya sekarang sudah membaik. "Saya bersyukur masih diberi keselamatan. Dan sekarang sudah kembali berdinas," ungkap Tatag, ketika ditemui di Tuban, Jawa Timur, Rabu (12/4).

Ia mengakui peristiwa di Pos Blackspot Teraphy, Jati Peteng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, tersebut terkadang masih membayanginya.

"Peristiwa ini adalah pelajaran berharga untuk hidup saya. Yang terpenting sekarang saya fokus pada pekerjaan," ujar polisi yang pernah berdinas di Polda Metro Jaya ini

Sebelum terjadi penembakan itu, Tatag dan Aiptu Yudi Suryanto tengah berjaga di pos polantas. Saat itu kondisi jalan relatif sepi.

Hujan gerimis yang mengguyur membuatnya hanya bisa duduk di dalam pos di sisi kanan jalan dari arah Kota Tuban.

Saat memandang ke arah barat (arah Semarang) tiba-tiba muncul sebuah mobil Daihatsu Terios warna putih melaju pelan dan menepi di kiri jalan. Jaraknya sekitar 20 meter dari pos polisi.

Awalnya, Tatag mengira pengemudi mau bertanya alamat. Mobil itu sempat berhenti dan kembali melaju pelan di tepi jalan. Tatag mengawasi mobil yang menghampirinya itu.

Saat itu terlihat kondisi kaca mobil depan dan tengah sebelah kiri mulai terbuka. Tepat di depan pos, berjarak kurang lebih 4, 2 meter, Tatag melihat dua orang mengacungkan senjata api dibarengi oleh teriakan orang dari dalam mobil.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Surya
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas