Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kementerian Agama Panggil First Travel Terkait Penundaan Keberangkatan Jemaah

Pemerintah memanggil pihak First Travel untuk mengklarifikasi masalah penundaan keberangkatan jemaah umrah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eri Komar Sinaga
zoom-in Kementerian Agama Panggil First Travel Terkait Penundaan Keberangkatan Jemaah
dok First Travel
jemaah umrah First Travel 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah memanggil pihak First Travel untuk mengklarifikasi masalah penundaan keberangkatan jemaah umrah.

Direktur First Travel Andika beserta jajarannya hadir di Kementerian Agama pada Selasa (18/4/2017) siang dan diterima oleh Direktur Umrah dan Haji Khusus Muhajirin Yanis. Ikut mendampingi, Kasubdit PIHK Iwan Dartiwan dan Plh Kasi Pengawasan Zakaria Ansori.

"Kami panggil First Travel untuk mengklarifikasi berbagai hal yang berkembang di lapangan, terutama terkait adanya sekitar 270 jemaah yang tertunda keberangkatannya. Juga melakukancrosscheck atas data yang ditemukan di lapangan untuk mengetahui penyebab sesungguhnya," ujar Muhajirin Yanis, dikutip dari website Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu (22/4/2017).

Selain itu, Muhajirin juga menanyakan masalah penjadwalan ulang keberangkatan sejumlah jemaah umrah First Travel. Mantan Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo ini mengaku mendapatkan keluhan tentang adanya sejumlah jemaah yang mengalami penundaan pemberangkatan.

Ada juga jemaah yang mengadu terkait urutan keberangkatan. Meski mendaftar lebih dahulu, mereka mengaku ada jemaah lain yang mendaftar belakangan malah didahulukan.

"Ada temuan di lapangan, jemaah yang seharusnya berangkat belakangan, didahulukan. Jemaah yang seharusnya berangkat lebih awal mengetahui itu sehingga mereka bereaksi dan menuntut ada kepastian keberangkatan," ujarnya.

Terkait hal ini, Muhajirin telah meminta kepada pihak First Travel untuk segera memberikan jadwal keberangkatan yang pasti kepada jemaah. Selain itu, mereka juga diminta untuk segera mendata ulang jemaah yang mendaftar promo sejak tahun 2015 dan hingga saat ini belum mendapatkan jadwal keberangkatan atau sudah mendapat jadwal tapi masih tertunda.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mereka berkomitmen untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan keberangkatannya," ucap Muhajirin.

"Apa yang telah menjadi kesepakatan bersama, pihak Kemenag akan terus memantau dan mendalami apakah ini betul-betul dilaksanakan," tambahnya.

Direktur Utama First Travel Andika mengaku saat ini pihaknya tetap fokus untuk terus melayani jemaah. Menurutnya, anggapan dan penilaian yang saat ini berkembang di luar mengenai First Travel menjadi vitamin untuk terus melayani jemaah.

"Kita tetap melakukan kegiatan untuk melayani jemaah sampai semuanya selesai," ujarnya.

Kesempatan bertemu pihak Kementerian Agama, kata Andika juga menjadi sarana menjalin komunikasi yang baik sekaligus mengclearkan segala perspektif yang beredar di luar.

"Semua sudah kita jelaskan dan semoga ini menjadi terjalinnya (komunikasi) lebih baik," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas