Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Yorrys Akui Elektabilitas Golkar Menurun Akibat Kasus e-KTP

"Tetapi dengan perbagai macam kejadian akhir-akhir ini seperti kasus E-KTP. Elektabilitas relatif stagnan dan menurun,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Yorrys Akui Elektabilitas Golkar Menurun Akibat Kasus e-KTP
Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Korbid Golkar Yorrys Raweyai 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Elektabilitas Partai Golkar tergerus akibat Ketua Umumnya Setya Novanto terseret kasus e-KTP.

Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai menuturkan elektabilitas partainya stabil di kisaran 9 persen usai pemilihan preside 2014.

Kemudian, elektabilitas tersebut naik saat Golkar memutuskan memberikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo.

"Setelah Munaslub 14-16 Mei 2016 dengan memberikan dukungan kepada Jokowi untuk 2019 maka elektabilitas Golkar dalam waktu ke waktu naik cukup signifikan," kata Yorrys dalam diskusi politik di Hotel Puri Denpasar, Jakarta, Senin (24/4/2017).

Baca: Jusuf Kalla: Warung Pak Haji Jangan Mau Kalah Sama Minimarket

Elektabilitas Golkar mencapai 15 persen saat mendukung Jokowi di 2019.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, elektabilitas itu kemudian menurun setelah mencuat kasus e-KTP.

Kasus yang merugikan negara Rp2,3 triliun itu menyeret nama Setya Novanto.

"Tetapi dengan perbagai macam kejadian akhir-akhir ini seperti kasus E-KTP. Elektabilitas relatif stagnan dan menurun," kata Yorrys.

Yorrys menilai Partai Golkar harus mengambil langkah-langkah untuk mengembalikan elektabilitas partai jelang Pilkada 2018, Pilpres, dan Pileg 2019 mendatang.

Sebab posisi Ketua Umum nantinya akan sangat terasa saat verifikasi faktual partai pada Agustus 2017 mendatang.

"Kalau memang ada gerakan di situ tidak bisa melakukan faktual kita akan di diskualifikasi, ini menjadi masalah tersendiri," kata Yorrys.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas