Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

"Harusnya Pak Tjahjo Evaluasi, Kenapa Seorang Ahoker Bisa Menyebut Begitu Saat Orasi"

"Berlebihan gimana? Saya bagian dari rezim pemerintah. Saya harus lindungi pemerintahan saya."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Choirul Arifin
zoom-in
KOMPAS IMAGES
MS Kaban 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kehutanan Era Susilo Bambang Yudhoyono, MS Kaban meminta kepada Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo untuk mengevaluasi diri.

Hal itu menyusul dari kegeraman Tjahjo atas isi orasi yang dilakukan oleh seorang demonstran pendukung Ahok lewat pengeras suara di Rutan Cipinang beberapa waktu lalu.

"Harusnya Pak Tjahjo evaluasi, kenapa seorang Ahoker bisa menyebut begitu saat orasi. Jangan malah akan diancam dibawa ke polisi," ucapnya di Kantor DPP PBB, Jakarta, Minggu (14/5/2017)

Dia menganggap apa yang dilakukan Ahoker bernama Veronica Koman Liau alias VKL adalah sesuatu yang terlontar begitu saja atas pengalaman yang terjadi saat ini, sehingga ucapan tersebut sebagai keluhan seorang warga Jakarta.

Salah satu isi orasi Veronica Koman Liau saat berdemonstrasi di Rutan Cipinang adalah penegakan hukum di era Pemerintahan Presiden Jokowi lebih parah dibanding era Pemerintahan SBY.

Baca: Ahoker Mencaci-maki Presiden Jokowi Saat Aksi Orasi Bela Ahok, Ini Jawaban Menteri Tjahjo

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menganggap apa yang dilakukannya sebagai reaksi atas tindakan Veronica Koman Liau adalah sikap yang wajar sebagai seorang menteri yang bekerja di pemerintahan saat ini.

Dia mengatakan apa yang disebut oleh orator yang diketahui berinisial VKL tidak hanya menghina Jokowi, tetapi juga pemerintah secara keseluruhan.

"Berlebihan gimana? Saya bagian dari rezim pemerintah. Saya harus lindungi pemerintahan saya," tegas Tjahjo di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (12/5/2017)

"Kalau anda saya maki-maki, apa anda diam saja. Kan enggak juga," lanjutnya kepada wartawan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas