Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Teliti Serangan Ransomware, Wakapolri Kerahkan Tim Cyber Crime Polri

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menegaskan saat ini timnya masih meneliti penyebaran virus Ransomware yang telah masuk ke Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Sanusi
zoom-in Teliti Serangan Ransomware, Wakapolri Kerahkan Tim Cyber Crime Polri
Amriyono
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menegaskan saat ini timnya masih meneliti penyebaran virus Ransomware yang telah masuk ke Indonesia.

Tidak hanya tim Cyber Crime Mabes Polri, Syafruddin mengatakan pihaknya juga telah bekerja sama dengan badan siber nasional untuk menangani virus tersebut.

"Kita sedang teliti indikasi serangan Ransomware dengan seluruh tim siber nasional," jelasnya saat ditemui di Rumah Dinas Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/5/2017)

Dia menambahkan virus itu cukup berbahaya jika telah menyerang ke dalam sistem komputer, terlebih sudah 100 negara yang terserang virus tersebut.

Diketahui, serangan siber ke Indonesia berjenis ransomware, yakni jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan mengunci komputer atau seluruh file yang ada di komputer, hingga tak bisa diakses kembali.

Ransomware itu, disebarkan oleh kelompok Shadow Brokers.

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara mengatakan, pihak Kemenkominfo sudah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Dharmais yang telah terkena virus tersebut dalam sistemnya. Konsekuensi dari serangan itu, proses pelayanan di Rumah Sakit terganggu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Akibatnya proses bisnis di Rumah Sakit itu, dilakukan secara manual. Proses berkepanjangan, tadinya online komputer, sekarang harus manual," ujar Rudiantara di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/5/2017).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas