Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hemas Tuding Ada Permainan OSO Menahan Dana Reses DPD

Anggota DPD RI GKR Hemas menilai ada permainan dari Oesman Sapta Odang terkait dengan adanya penahanan dana reses anggota DPD.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Hemas Tuding Ada Permainan OSO Menahan Dana Reses DPD
Tribunnews.com
Dua anggota DPD RI, Oesman Sapta (kiri) dan GKR Hemas. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPD RI GKR Hemas menilai ada permainan dari Oesman Sapta Odang terkait dengan adanya penahanan dana reses anggota DPD.

Menurut Hemas, mereka yang membubuhkan tanda tangan usai rapat paripurna bukan hanya untuk syarat pengambilan dana reses, tetapi juga untuk mengakui pimpinan saat ini.

"Jadi, bukan hanya mengambil dana reses, tetapi juga mengakui pimpinan saat ini. Makanya beberapa anggota DPD tidak mau menandatangani," jelas Hemas di Kantor Formappi, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Baca: Tanpa GKR Hemas Cs, DPD RI Lakukan Rapat Paripurna

Sehingga, kata dia, sebanyak 23 senator saat ini tidak mendapatkan dana reses sebesar Rp 140 juta untuk diberikan ke daerah.

Padahal, jelas Hemas, anggaran tersebut merupakan hak anggota yang sudah diatur dalam konstitusi.

"Ini dana sudah diatur peraturan, tapi karena suka-sukanya ketua yang sekarang, jadi banyak yang tidak dapat dana reses," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak hanya dana, jadwal reses juga dikatakan oleh Senator asal Yogyakarta itu, diatur secara tiba-tiba oleh pimpinan DPD saat ini.

"Semua aturan sekarang sudah ditentukan saja sendiri oleh pimpinan DPD ilegal saat ini, ya mau bagaimana? Kami saat ini sedang lakukan langkah hukum dan politik supaya tidak ada semaunya sendiri," kata Hemas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas