Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Basarnas Belum Bisa Pastikan Penyebab KM Mutiara Terbakar

Basarna mengungkapkan dugaan awal kebakaran berasal dari bawang bawaan penumpang kapal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Basarnas Belum Bisa Pastikan Penyebab KM Mutiara Terbakar
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
PENUMPANG SELAMAT - Petugas mengevakuasi 186 korban selamat terbakarnya KM Mutiara Santosa 1 di perairan Masalembu saat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak dengan KM Dharma Kartika 9,Sabtu (20/5/2017). SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Belum diketahui penyebab pasti terbakarnya KM Mutiara Sentosa rute Surabaya-Balikpapan di perairan Pulau Masalembo, Sumenep, Jatim, yang terjadi Jumat (19/5/2017) pukul 16.00 WIB lalu.

Basarna mengungkapkan dugaan awal kebakaran berasal dari barang bawaan penumpang kapal.

"Kebakaran yang menurut informasinya ada kendaraan yang membawa gas sehingga meledak. Kita belum tahu itu," kata Kapala Badan SAR Nasional (Basarnas) dalam konferensi persnya di Gedung Basarnas, Kemayoran, Jakarta Selatan, Minggu (21/5/2017).

Baca: Basarnas Arahkan Kapal Terdekat Bantu Selamatkan Korban KM Mutiara Sentosa I

Untuk mengetahui penyebab pasti, investigasi lebih lanjut akan dilakukan oleh Komisi Nasional Keselamatan Kerja (KNKT).

Investigator Pelayaran KNKT Bambang Alwi untuk mengetahui penyebab pasti, KNKT akan mewawancara penumpang kapal yang hasilnya paling cepat didapatkan dalam kurun waktu 90 hari.

"Akan wawancara semua bagian. Investigasi KNKT paling cepat 90 hari. Pemeriksaan awal itu penting, paling cepat segitu, tidak bisa dibuat-buat," ucap Bambang Alwi.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapal Mutiara Sentosa I sendiri membawa 197 penumpang. Kejadian tersebut menewaskan 5 orang, sisanya 192 orang berhasil selamat.

Saat ini seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi melalui bantuan kapal nelayan dan Kapal Meratus.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas