Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Satu WNI Dikabarkan Tewas saat Kondisi Marawi Makin tak Menentu

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan, Polri akan mendalami kebenaran itu.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Satu WNI Dikabarkan Tewas saat Kondisi Marawi Makin tak Menentu
The Guardian/AFP/Getty Images/Ted Aljibe
Militer Filipina dikerahkan untuk menggempur ISIS di Marawi Filipina. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Polri masih mendalami kebenaran adanya satu orang Warga Negara Indonesia tewas saat masuk ke Kota Marawi di Pulau Mindanao, Filipina.

Beredar informasi, seorang WNI tewas lantaran terkena baku tembak antara kelompok ISIS dan militer Filipina yang saat ini diketahui sedang memanas disana.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan, Polri akan mendalami kebenaran itu.

"Perlu pendalaman lagi karena situasi masih tidak menentu di Marawi. Kemudian otoritas perwakilan Indonesia di sana belum bisa menjangkau. Mungkin memerlukan waktu," ujar Setyo Wasisto di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017).

Polri memerlukan waktu memastikan kabar tersebut. Setyo mengatakan, memang ada 11 WNI yang masuk ke Kota Marawi.

"Berdasarkan data dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia, kesebelas orang ini masuk ke daerah Filipina secara legal. Mereka izinnya berdakwah dan tidak masuk dalam kelompok yang sekarang sedang bertempur," ucap Setyo.

Rekomendasi Untuk Anda

Polri melakukan upaya pemulangan terhadap kesebelas WNI yang ada di Marawi tersebut.

"Sekarang sedang diupayakan supaya bisa segera dipulangkan ke tanah air," ujar Setyo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas