Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sebulan Lebih, Kasus Penyerangan Novel Baswedan Masih Gelap

Polisi masih melakukan penyelidikan kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Sebulan Lebih, Kasus Penyerangan Novel Baswedan Masih Gelap
ISTIMEWA
Novel Baswedan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi masih melakukan penyelidikan kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Sebanyak 52 saksi telah dimintai keterangan, polisi belum temui titik terang.

Satu bulan lebih berselang, polisi belum berhasil menangkap pelaku penyerangan Novel Baswedan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya tetap melakukan penyelidikan hingga kini. Setiap dua minggu sekali, polisi menyampaikan ke KPK terkait kemajuan kasus tersebut.

"Masih tetap melakukan penyelidikan dan ini tak mungkin kami ungkapkan cara polisi bertindak. Setiap dua minggu, kami sampaikan ke KPK," ucap Argo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (30/5/2017).

Polisi kesulitan mengungkap dua pelaku penyerangan. Selain mengenakan helm tertutup, kamera pengawas juga tak dapat menangkap jelas peristiwa yang berlangsung pada pagi buta.

Polisi enggan menuduh pelaku tanpa bukti yang jelas. Karena itu, ucap Argo, semua pihak diminta untuk bersabar.

"Kita tak usah berprasangka. Tak usah menuduh tapi kita tunggu penyidikan dari Polri. Tak bisa prasangka yang selalu kami kedepankan atau asumsi, itu tidak boleh. Kita tunggu saja bagaimana penyidik dari polri," ucap Argo.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Novel diserang dua orang tak dikenal. Mukanya disiram cairan yang mengandung asam sulfat seusai salat subuh di Masjid Jami Al Ihsan, dekat rumahnya, 11 April 2017 sekitar pukul 05.10 WIB.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas