Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ramalan Ronggowarsito dan Ramalan Letusan Dahsyat Krakatau Ratusan Tahun Silam

Raden Ngabehi Ronggowarsito menghentak kesadaran tentang bencana tersebut dalam Kitab Raja Purwa, yang merupakan karyanya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM - Letusan dahsyat Krakatau banyak ditulis dalam narasi ilmiah, syair, bahkan ramalan.

Raden Ngabehi Ronggowarsito menghentak kesadaran tentang bencana tersebut dalam Kitab Raja Purwa, yang merupakan karyanya.

Kitab itu ditulis tahun 1869 atau 14 tahun sebelum bencana letusan Gunung Krakatau terjadi pada 27 Agustus 1883.

Penyebutan "Gunung Kapi" dalam tulisannya membingungkan banyak kalangan. Tapi, deskripsi selanjutnya semakin mirip dengan peristiwa tsunami saat Krakatau meletus.

Deskripsinya sebagai berikut, "Air laut naik dan membanjiri daratan. Negeri di timur Gunung Batuwara sampai Gunung Raja Basa dibanjiri air laut."(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas TV
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas