Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Fraksi Gerindra Siapkan Empat Nama di Pansus Angket KPK

Syafi'i belum mengetahui apakah nama tersebut akan dikirimkan Fraksi Gerindra kepada Pimpinan DPR.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Fraksi Gerindra Siapkan Empat Nama di Pansus Angket KPK
dok. DPR RI
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-undang Terorisme Muhammad Syafi’i. 

TRIBUNNEWS.CON, JAKARTA - Anggota Fraksi Gerindra Muhammad Syafi'i menyebutkan empat nama yang akan menjadi wakil di Pansus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, Syafi'i belum mengetahui apakah nama tersebut akan dikirimkan Fraksi Gerindra kepada Pimpinan DPR.

"Saya, ada Desmond J Mahesa, Wenny Warouw dan Supratman Andi Atgas," kata Syafi'i di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Bahkan, Syafi'i mengaku siap menjadi pimpinan Pansus Angket KPK. Ia juga tercatat sebagai Ketua Pansus RUU Anti Terorisme.

"Loh kenapa enggak siap? Pimpinan Pansus RUU Terorisme saja kita siap. Masa Angket KPK, kita enggak siap," kata Anggota Komisi III DPR itu.

Saat Rapat Paripurna, Fraksi Gerindra melakukan aksi walk out saat persetujuan angket KPK.

Mengenai sikap Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzani dan Sekretaris Fraksi Fary Djemy Francis, ia menuturkan telah diminta kesediaannya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yang pasti saya sudah diminta kesediaan sebagai salah satu calon anggota Pansus. Tapi apakah itu sudah dikirim atau belum. Lagi-lagi saya tidak ingin mencampuri internal pimpinan fraksi," kata Syafi'i.

Syafi'i lalu menjelaskan alasan Gerindra ingin mengirim anggotanya ke Pansus Angket KPK.

Sebab, pihaknya menghormati hukum dimana telah diambil keputusan dalam rapat paripurna. Sehingga, Gerindra menghormati keputusan tersebut.

"Sekali lagi saya katakan diawal kan kita berbeda pendapat. tapi setelah menjadi keputusan kita menghormati keputusan itu. Perlu saya ulang kmrin kita berbeda pendapat tentang presiden, kemarin kita mati-matian memenangkan Prabowo, tapi ketika diputuskan yang menang Jokowi, yah kita menghormati," kata Syafi'i.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas