Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Muhammadiyah Usulkan Sistem Pemilu Tertutup dan Terbuka Terbatas

"Muhammadiyah menilai sistem proporsional terbuka yang diterapkan dalam sistem dua pemilu terkahir mengandung beberbapa kelemahan,"

Muhammadiyah Usulkan Sistem Pemilu Tertutup dan Terbuka Terbatas
Repro/Kompas TV
Abdul Mu'ti. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rancangan Undang undang Pemilu kini masih alot pembahasannya di DPR.

Belum ada kesepakatan antar fraksi mengenai sistem pemilu ‎yang akan diterapkan.

Karena itu, Pengurus pusat Muhammadiyah memberikan sejumlah masukan terkait RUU Pemilu ‎tersebut.

Ada dua opsi yang diusulkan PP Muhammadiyah mengenai sistem pemilu.

Pertama yakni opsi tertutup dan kedua yakni opsi terbuka terbatas.

"Muhammadiyah menilai sistem proporsional terbuka yang diterapkan dalam sistem dua pemilu terkahir mengandung beberbapa kelemahan," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (9/6/2017).

Menurutnya sistem Pemilu menjadi penting untuk dibahas.

Karena, sistem pemilu harus memberikan jaminan bahwa selurus aspirasi rakyat Indonesia terakomodir.

"Juga sistem pemilu harus mengacu pada UUD 1945," ucapnya.

Dalam pemilih legislatif (Pileg), aplikasi sistem proposional tertutup yakni, pemilih hanya memilih ‎(gambar) partainya saja dalam surat suara.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas