Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mensesneg Pratikno: GNPF-MUI yang Meminta Bertemu Presiden

"Jadi ini adalah atas dasar permintaan mereka," ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mensesneg Pratikno: GNPF-MUI yang Meminta Bertemu Presiden
KOMPAS IMAGES
Menteri Sekretaris Negara Pratikno 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan kehadiran anggota Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI bertemu Presiden Joko Widodo hari ini, Minggu (25/6/2017) atas permintaan GNPF sendiri.

"Jadi ini adalah atas dasar permintaan mereka," ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Pratikno menjelaskan bahwa Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir menghubungi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk bisa bertemu Presiden.

Mendengar laporan dari Lukman Hakim, Pratikno menjelaskan Presiden Jokowi membuka ruang untuk menyanggupi permintaan dari GNPF-MUI tersebut.

"Beliau mengatakan "oh ya, ini kan open house. Siapa saja kita tunggu" begitu," ucap Pratikno mengutip pernyataan Presiden Jokowi.

Baca: Halal Bihalal di Istana, Warga yang Datang Bisa Foto Bareng Presiden Jokowi

Setelah Presiden menyanggupi pertemuan itu, Pratikno mengungkapkan Menteri Agama langsung mengontak Menkopolhukam Wiranto.

Rekomendasi Untuk Anda

Soal konteks pertemuan yang berlangsung, Pratikno mengungkapkan tidak ada hal lain selain bersilaturahmi.

Pratikno juga mengatakan keinginan Presiden menerima GNPF-MUI siang ini sekaligus membuka ruang komunikasi yang selama ini tidak pernah terjalin pascaaksi bela Islam beberapa waktu lalu.

"Pak Presden tadi menyampaikan, ini masalah komunikasi. Mari kita membuka ruang komunikasi," tutur Pratikno.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas