Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Nilai Positif Pertemuan Presiden dengan GNPF

Demikian dikatakan analis politik Point Indonesia sekaligus Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Arif Nurul Iman.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Wakil Ketua Komisi VIII DPR Nilai Positif Pertemuan Presiden dengan GNPF
HO
Suasana pertemuan GNPF MUI dengan Jokowi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertemuan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara dinilai positif.

Apalagi mengingat selama ini GNPF merupakan kelompok yang kerap melontarkan kritik pada Jokowi. 

Demikian dikatakan analis politik Point Indonesia sekaligus Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Arif Nurul Iman ketika dikonfirmasi Tribunnews.com Jumat (30/6/2017).

"Tentu ini menjadi ancaman bagi Prabowo jika hendak maju lagi dalam Pilpres 2019," kata Arif.

Sebab, kata Arif, selama ini GNPF selalu memiliki haluan politik dengan Prabowo Subianto.

Contohnya, dalam Pilkada DKI kemarin. Menurut Arif, Presiden Jokowi memiliki modal politik pada pemilihan presiden mendatang jika menggalang komunikasi secara intensif dengan GNPF MUI.

"Yang pada gilirannya menggerus elektabilitas Prabowo," kata Arif.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, DPP Gerindra menilai hal tersebut bukanlah ancaman bagi pencalonan Prabowo Subianto sebagai presiden pada pemilu 2019.

"Tidak otomatis menjadi ancaman," kata Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid melalui pesan singkat, Kamis (29/6/2017).

Sodik mengatakan banyak faktor yang mempengaruhi dukungan politik kepada calon presiden. Wakil Ketua Komisi VIII DPR itupun menilai wajar bila terdapat agenda dukungan ulama di Pilpres 2019.

"Saya pikir wajar saja seorang presiden mencari dukungan politik dari berbagai pihak," kata Sodik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas