Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Selidiki Keterkaitan Pemasangan Bendera ISIS di Mapolsek dengan Penusukan Dua Anggota Brimob

"Kan' sudah disampaikan Pimpinan Polri bahwa untuk itu kan' sasarannya polisi. Makanya kami waspada,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Polisi Selidiki Keterkaitan Pemasangan Bendera ISIS di Mapolsek dengan Penusukan Dua Anggota Brimob
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi menyelidiki keterkaitan penusukan dua anggota Brimob di Masjid Falatehan dengan pemasangan bendera di Markas Kepolisian Sektor Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Masih kami dalami (keterkaitannya)," ujar Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2017).

Polisi meningkatkan pengamanan setelah aksi teror terjadi di sejumlah tempat dengan anggota Polri sebagai korbannya.

Baca: Jusuf Kalla: Kalau Dia Islam Betul, Masa Orang Salat Ditikam ?

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian sebelumnya menyebut teroris sedang mengincar polisi.

"Kan' sudah disampaikan Pimpinan Polri bahwa untuk itu kan' sasarannya polisi. Makanya kami waspada," ucap Argo.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Begini Reaksi Kapolres Jakarta Selatan Sikapi Dua Aksi Teror di Wilayahnya

Sebelumnya, orang tidak dikenal memasang bendera ISIS atau kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah di Markas Kepolisian Sektor Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Bendera hitam yang identik dengan bendera ISIS itu dipasang orang tidak dikenal, Selasa (4/7/2017), sekitar pukul 05.30 WIB.
Tepatnya di pagar depan Mapolsek Kebayoran Lama.

Selain bendera, polisi juga mendapati surat berisikan pesan provokatif.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas