Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Komisioner Komnas HAM: Pelaku Penyerangan Hermansyah Bukan Orang Biasa

"Kami tak sempat bertemu dengan Hermansyah tetapi dengan adik dan ibunya. Keluarga masih trauma. Kita harus memahami."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Komisioner Komnas HAM: Pelaku Penyerangan Hermansyah Bukan Orang Biasa
ISTIMEWA
Pakar telematika, Hermansyah, menjadi korban pembacokan orang tak dikenal saat melintas di Tol Jagorawi di kawasan Halim, Minggu (9/7/2017) dinihari. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Maneger Nasution menduga penyerangan yang menimpa pakar telematika Hermansyah pada Minggu (9/7) lalu bukan dilakukan oleh orang biasa.

Dugaan ini, menurut dia merujuk pada titik-titik yang menjadi sasaran penyerangan pelaku yakni bagian atas telinga, leher dan tangan korban.

"Siapa pun tahu ini titik-titik yang mematikan. Tidak dilakukan oleh orang biasa. Untuk membantah persepsi publik bahwa ada titik-titik tertentu itu kalau tidak cepat bisa kehabisan darah, potensi untuk fatal," katanya seraya menunjuk titik-titik tersebut sesuai menjenguk korban di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin.

Dia mengaku belum bisa bertemu Hermansyah karena yang bersangkutan masih dirawat di ruangan ICU namun sempat berbincang dengan pihak keluarganya.

"Kami tak sempat bertemu dengan Hermansyah tetapi dengan adik dan ibunya. Keluarga masih trauma. Kita harus memahami," ujar Nasution.

Baca: Polisi Masih Cari Jejak Pelaku Pembacok Hermansyah di Tol Jagorawi

Dia mendorong pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini, yang tak hanya sebatas selaku pelaku tetapi juga motif penyerangan itu dilakukan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami mendesak kepolisian mengusut tuntas, dan tidak berhenti pada siapa pelakunya, tetapi sampai pada motifnya," tegasnya. 

Ditambahkannya, karena sudah menjadi konsumsi publik, "mestinya kasus ini bisa dibawa ke ruang publik, tidak boleh ada di ruang gelap."

Sumber: Antara
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas