Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cara Murah Hadapi Ormas Radikal Versi Oegroseno

Oegroseno melanjutkan di seluruh Indonesia, jumlah Bhabinkamtibmas dan Babinsa mencapai 80 ribu orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Cara Murah Hadapi Ormas Radikal Versi Oegroseno
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno menjawab pertanyaan wartawan seusai melaporkan dugaan korupsi KONI di gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/11/2015). Kedatangan Oegroseno untuk melaporkan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terkait pra PON tenis meja di Bandung Tahun 2015. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Masalah Ormas kini menjadi sorotan terlebih dengan ‎terbitnya
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 2 tahun 2017 tentang Perubahan atas UU tentang Ormas‎.

Menurut ‎mantan Wakapolri, Komjen (Purn) Oegroseno, ‎pihaknya menawarkan cara murah dan ampuh bagi pemerintah untuk mengatasi serta menghadapi ormas radikal.

"‎Kalau dikaitkan dengan Perppu, bagaimana hadapi Ormas Radikal? Menurut saya turunkan saja Bhabinkamtibmas dan Babinsa itu biayanya lebih murah apalagi kalau untuk antisipasi," terang Oegroseno dalam Diskusi bertema  "Ampuhkah Perppu?", Sabtu (15/7/2017) di Menteng, Jakarta Pusat.

Oegroseno melanjutkan di seluruh Indonesia, jumlah Bhabinkamtibmas dan Babinsa mencapai 80 ribu orang.

Apabila masing-masing dari mereka diberi anggaran Rp 2 juta, maka satu tahun negara hanya mengeluarkan Rp 4 triliun.

Dana itu menurutnya tergolong kecil dan murah.

"‎Kalau diberikan Rp 2 juta per orang pada Babinkamtibnas dan Babinsa para Kapolsek, Kapolda, Pangdam, Kapolri bisa tidur nyenyak. Mereka (Babinkamtibnas dan Babinsa) bisa bicara tiap hari ke masyarakat, mereka bisa mengawasi pergerakan di masyarakat," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas