Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

KPK Puji Manuver Fraksi Gerindra Cabut dari dari Pansus Angket KPK

Dengan cabutnya FRaksi Gerindra, praktis Pansus Angket KPK hanya diisi fraksi dari partai-partai pendukung Pemerintah.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in KPK Puji Manuver Fraksi Gerindra Cabut dari dari Pansus Angket KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif 

LAPORAN WARTAWAN TRIBUNNEWS.COM, THERESIA FELISIANI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai keluarnya Fraksi Gerindra dari Panitia Khusus (Pansus) DPR terhadap KPK adalah langkah tepat.

Gerindra resmi keluar sebagai anggota Pansus KPK pada Senin (24/7/2017) kemarin karena langkah Pansus dianggap melemahkan KPK.

‎Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebut keluarnya Gerindra dari Pansus KPK merupakan keputusan partai.

Mengetahui alasan Gerindra keluar lantaran ada kekeliruan dalam kerja Pansus KPK, menurut Laode M Syarif itu merupakan hal yang tepat.

"Kalau Gerindra lihat Pansus Angket ini, sudah keluar dari tujuan sebelumnya, mungkin itu ada benarnya," ucap Syarif, Selasa (25/7/2017)

Sebelumnya Ketua DPP Gerindra, Desmond Junaidi Mahese menyatakan ‎Fraksi Gerindra keluar Pansus Angket KPK lantaran dinilai tak sesuai Undang-Undang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3).

Rekomendasi Untuk Anda

Desmond menuturkan, salah satu hal yang tidak sesuai dengan UU MD3 adalah pada saat pembentukan komposisi fraksi dalam Pansus Angket. Pengunduran diri Gerindra telah mendapat restu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Syarif menambahkan lembaganya menghargai sikap yang diambil Gerindra tersebut.

Diketahui meski Gerindra menarik diri, Pansus Angket KPK terus bekerja mengumpulkan sejumlah data terkait tugas dan kewenangan KPK.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas