Demokrat Telah Berniat Ajukan Calon Presiden di 2019
Agus mengatakan Demokrat sudah dipastikan memiliki calon presiden dan wakil presiden. Namun, Partai Demokrat masih melihat peta koalisi.
Penulis:
Ferdinand Waskita
Editor:
Hendra Gunawan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Partai Demokrat telah berniat mencalonkan presiden atau wakil presiden pada Pemilu 2019. Hal itu sesuai putusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Demokrat di Lombok
"Demokrat akan atau di 2019 mengajukan apakah presiden atau wakil presiden atau keduanya. Tadi ya sesuai UU yang ada. Tapi kalau melihat yang sekarang Demokrat nampaknya akan mengajukan salah satunya di dalam pemilu 2019," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat Agus Hermanto di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/7/2017).
Agus mengatakan Demokrat sudah dipastikan memiliki calon presiden dan wakil presiden. Namun, Partai Demokrat masih melihat peta koalisi.
Geger Rekaman Driver Taksi Online Terima Layanan Seks dari PSK di Depan Penumpang https://t.co/qm8qHU6JDE via @tribunnews
— TRIBUNnews.com (@tribunnews) July 26, 2017
"Kita lihat survei masyarakat soal elektabilitas . Itu yang jadi patokan. Koalisi hasil akhirnya melihat survei," kata Wakil Ketua DPR itu.
Sementara mengenai pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Agus angkat bicara. Ia menuturkan SBY merupakan negarawan yang telah menjabat sebagai Presiden RI dua periode. Agus menuturkan program SBY masih dirasakan sampai saat ini.
"Dalam bahasa politiknya turunnya juga dengan karpet merah. Sehingga kalau Pak Prabowo sebagai warga negara yang ingin menjadi presiden rasanya bagus ketemu dengan senior, negarawan yang sudah menjadi presiden dua kali berturut," kata Agus.