Tribun

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Kapal di Anak Perusahaan Pertamina

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan dan menetapkan tersangka inisial AO pekerjaan Direktur Utama PT Vries Maritime Shipyard,"

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Kapal di Anak Perusahaan Pertamina
KOMPAS IMAGES/Ambaranie Nadia KM
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Muhammad Rum 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus penggadaan kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) atau kapal pendukung kegiatan lepas pantai tahun 2012-2014 di PT Pertamina Trans Kontinental.

Tersangka baru dalam kasus ini adalah Direktur Utama PT Vries Maritime Shipyard berinisial AO.

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan dan menetapkan tersangka inisial AO pekerjaan Direktur Utama PT Vries Maritime Shipyard," ujar Kelapa Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, M Rum, melalui keterangan resmi.

Baca: Jaksa Agung Sebut Ada Potensi Korupsi Dari Lahan Negara yang Dikuasai DL Sitorus

Penetapan tersangka tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-57/F.2/Fd.1/08/2017 tanggal 8 Agustus 2017.

Sebelumnya Kejagung menetapkan Direktur Utama PT Pertamina Transkontinental Suherimanto sebagai tersangka.

Tim penyidik telah memeriksa saksi sebanyak 30 orang sebelum menetapkan AO sebagai tersangka.

"Tersangka AO langsung ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung mulai tanggal 8 Agustus 2017 sampai dengan 27 Agustus 2017," jelas Rum.

Tersangka AO disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas