Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Politikus Gerindra Sebut Ada Provokasi Anak-anak Teriak 'Bunuh Menterinya'

Politikus Partai Gerindra ini menduga umpatan tersebut adalah provokasi dari guru atau ustaz para santri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Politikus Gerindra Sebut Ada Provokasi Anak-anak Teriak 'Bunuh Menterinya'
Tribunnews.com
Sodik Mudjahid 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII Sodik Mudjahid, menyayangkan aksi unjuk rasa sekelompok santri yang videonya viral di media sosial beberapa hari belakangan.

Pada aksi tersebut, terlihat anak-anak menggunakan baju koko, sarung dan kopiah tengah dilengkapi spanduk dan membawa bendera NU seraya meneriakkan takbir dan memekikkan ucapan "bunuh, bunuh, bunuh menterinya, bunuh menterinya sekarang juga."

Politikus Partai Gerindra ini menduga umpatan tersebut adalah provokasi dari guru atau ustaz para santri.

"Kita juga prihatin karena demo yang kasar tersebut diduga kuat akibat arahan atau provokasi guru atau ustad seniornya," kata Sodik saat dikonfirmasi wartawan, Senin (14/8/2017).

Sodik meyakini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi akan mentolerir dan tidak mengadukan umpatan para santri itu ke polisi.

Untuk itu dirinya berharap kepada para guru dan ustaz yang memprovokasi, dia berharap agar tidak lagi mengajarkan ajaran yang tidak mendidik.

"Saya berharap dan saya yakin memaafkannya dan tidak memproses secara hukum," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagaimana diketahui aksi penolakan FDS tersebut dimotori oleh PBNU.

Bahkan PBNU kabarnya menginstruksikan kadernya untuk menggelar aksi penolakan terhadap kebijakan lima hari sekolah dalam sepekan tersebut.

Program FDS ini juga memicu aksi demo para santri. Mereka menolak program FDS yang sudah tertuang dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tersebut diberlakukan dan menuntut segera dibatalkan.

Aksi demo yang belum diketahui waktu dan lokasinya itu mendapat perhatian dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

KPAI merasa prihatin dengan umpatan yang dilakukan dan terekam lewat video berdurasi 1.03 menit.

Dalam demo itu anak-anak bernyanyi dengan teriak 'bunuh menterinya sekarang juga'.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas