Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jaringan Gusi dan Kulit Pipi yang Ditanam di Mata kiri Novel Terus Dikontrol

Febri melanjutkan dokter juga sudah melakukan pembersihan di area mata kiri dan kanan. Selanjutnya untuk kornea kanan akan ditutup

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jaringan Gusi dan Kulit Pipi yang Ditanam di Mata kiri Novel Terus Dikontrol
TRIBUN BATAM/RIO BATUBARA
Penyidik KPK Novel Baswedan menjawab pertanyaan wartawan usai diperiksa oleh tim penyidik dari Polda Metro Jaya, di KBRI Singapura, Senin (14/7/2017). Novel diperiksa terkait penyerangan yang menimpa dirinya pada 11 April lalu yang mengakibatkan mata kirinya cedera serius. TRIBUN BATAM/RIO BATUBARA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Tim dokter di Singapura pagi tadi, Jumat (18/8/2017) melakukan pengecekan terhadap Novel Baswedan, pascaoperasi besar tahap pertama di mata kirinya, Kamis (17/8/2017) kemarin.

"Tadi pagi pengecekan oleh dokter dilakukan sekitar pukul 07.30 waktu Singapura‎. Jaringan kulit pipi bagian dalam yang ditanamkan ke kulit mata kanan dalam kondisi stabil, bekas luka akan membuat ketidaknyamanan.‎ Jaringan gusi yang ditanamkan ke mata kiri akan dicek trus setiap harinya," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Febri melanjutkan dokter juga sudah melakukan pembersihan di area mata kiri dan kanan. Selanjutnya untuk kornea kanan akan ditutup hardlens yang dioles salep krim sebagai shield.

"Nanti pandangan mata kiri Novel akan tampak putih karena diselubungi salep krim. Untuk ‎tekanan mata kanan 18," singkat Febri.

Sebelumnya, Ketua KPK, Agus Rahardjo meyakini operasi yang dijalani Novel di Singapura akan berjalan lancar dan mata Novel bisa kembali pulih.

"‎Sudah dilakukan operasi besar untuk mata kirinya (Novel), harapan kami tentu Novel bisa cepat pulih. Jadi dokternya insya allah sudah sangat pengalaman, suksesnya juga persentase cukup tinggi," ungkap Agus usai memimpin upacara Kemerdekaan RI ke- 72 di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Diketahui Novel Baswedan mendapatkan teror penyiraman air keras oleh dua pria tidak dikenal usai menjalankan Solat Subuh di sebuah Masjid di kawasan rum‎ahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017, lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Akibatnya, Novel kini mengalami kerusakan mata yang cukup parah hingga harus dirawat di Singapura hingga lebih dari 125 hari. Bahkan harus dilakukan ‎operasi besar di mata kiri Novel agar penglihatannya kembali sempurna.

Operasi besar di mata kiri Novel dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama operasi pada Kamis (17/8/2017) kemarin dan tahap kedua dilakukan selang dua bulan kemudian.

Sementara itu, untuk pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Polri melalui tim gabungan Polda Metro Jaya juga hingga kini belum membuahkan hasil, pelaku lapangan, otak penyerangan hingga motif masih belum terungkap.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas