Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

DPR Gelar Karpet Merah Sambut Sekjen Partai Komunis Vietnam

Partai komunis di Vietnam merupakan partai berkuasa‎ sehingga disambut dengan protokoler kenegaraan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in DPR Gelar Karpet Merah Sambut Sekjen Partai Komunis Vietnam
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Fahri Hamzah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ada yang berbeda dengan suasana di depan ruang pimpinan gedung nusantara 3 DPR RI pada Selasa, (22/8/2017)‎.

Terpasang karpet merah dari depan lift ruang pimpin hingga lobi gedung. Biasanya karpet tersebut dipasang apabila ada tamu kenegaraan.

Wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah membenarkan bahwa DPR akan kedatangan tamu kenegaraan yakni Sekjen partai komunis Vietnam.

‎"Saya mendengar ada penyambutan, sekjen partai komunis. Kalau dalam strukur partai komunis itu kan sekjen itu jabatan paling tinggi dan Vietnam itu masih negara single party, kaya china, partainya namanya partai komunis‎," kata Fahri.

Menurut Fahri kedatangan sekjen partai komunis tersebut disambut dengan protokoler kenegaraan, salah satunya karpet merah.

Baca: Ahmad Dhani: Buni Ini yang Meneriakkan ada Pelanggar Hukum, kok Malah Ditangkap

Partai komunis di Vietnam merupakan partai berkuasa‎ sehingga disambut dengan protokoler kenegaraan.

Rekomendasi Untuk Anda

‎"Kalau negaranya dipimpin partaiu komunis, pasti partai komunisnya berwibawa, sekjennya berwibawa, makanya ‎pemerintah mengatur protokoler bernegara, hubungan anatar negara dengan standar prtokoler yang ada dalam UU protokoler kita," katanya.

‎Menurut Fahri kedatangan partai komunis tersebut tidak ada hubungannya dengan ideologi negara.

Indonesia sudah jelas menolak paham tersebut. ‎Namun menolak ideologi tersebut bukan berarti menolak kedatangan partai atau tamu negara yang menganut idelologi tersebut.

"Karena dia tamu partai komunis masa tidak diterima, negara negaranya berdaulat ya harus kita terima," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas