Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Identitas yang Dilakukan Saracen

"Dalam proses itu terkait dengan pemalsuan-pemalsuan perlu proses tersendiri. Memang ada indikasi ke sana, patut diduga."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Identitas yang Dilakukan Saracen
Repro/Kompas TV
Kepala Bagian Mitra Divisi Humas Polri, Kombes Pol Awi Setiyono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bagian Mitra Divisi Humas Polri, Kombes Pol Awi Setiyono mengungkapan pihaknya masih mendalami dugaan pemalsuan identitas yang dilakukan oleh kelompok penyebar ujaran kebencian, Saracen.

"Kalau terkait dengan pemalsuan ini masih proses pendalaman," ujar kepada wartawan di Mabes Polri, Jln Trunojoyo, Kamis (24/8/2017).

Awi mengatakan ada indikasi kelompok Saracen melakukan pemalsuan identitas.

"Dalam proses itu terkait dengan pemalsuan-pemalsuan perlu proses tersendiri. Memang ada indikasi ke sana, patut diduga," tambah Awi.

Dugaan pihak penyidik Bareskrim ini mencuat setelah ditemukan banyak identitas seperti KTP dan paspor di tempat tersangka.

"Karena memang banyak ditemukan scan copy identitas mulai dari KTP, paspor patut diduga. Itu juga bisa menjadi modus kan karena memang dia ahli IT. Segala kemungkinan ada," jelas Awi.

Rekomendasi Untuk Anda

Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri berhasil menangkap kelompok Saracen yang diduga melakukan kampanye penyebar ujaran kebencian di dunia maya.

Polisi menangkap anggota kelompok Saracen yang terdiri dari JAS (32) ditangkap di Pekan Baru, SRN (32) ditangkap di Cianjur serta MFT ditangkap di Koja, Jakarta Utara.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas