Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kabareskrim Sebut Proses Pelacakan Aset First Travel Masih Panjang

Namun Ari Dono berjanji bahwa dalam proses penegakan hukum terhadap para tersangka

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kabareskrim Sebut Proses Pelacakan Aset First Travel Masih Panjang
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto berbicara dengan tersangka sindikat perdagangan orang Internasional di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (10/8/2017). Dalam kasus tersebut Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berhasil mengamankan delapan tersangka dari dua jaringan yang berada di Jakarta dan Lombok yang hendak memperjualbelikan korban ke Suriah dan Abu Dhabi. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik dari Bareskrim Polri telah menggandeng sejumlah pihak termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam melakukan pelacakan aset milik perusahaan First Travel.

Namun menurut Kabareskrim, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, proses pelacakan masih panjang karena masih banyak aset yang tidak diakui oleh tersangka bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Desvitasari Hasibuan, dan Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki.

"Pelacakan aset yang lainnya yang memang kita masih berproses cukup panjang lah, kira-kira begitu," ujar Ari Dono di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2017).

Namun Ari Dono berjanji bahwa dalam proses penegakan hukum terhadap para tersangka, pihaknya akan bergerak cepat.

Baca: Istana Bantah Fadli Zon soal Jokowi Kumpulkan Buzzer Politik

"Tapi dalam penentuan penegakan hukumnya, ini kita upayakan cepat ya. Hanya untuk masalah bagaimana tindak lanjut terkait dengan masalah hak (jamaah), itu yang tentunya kita masih berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait," ungkap Ari Dono.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri menggandeng PPATK untuk melacak aliran dana perusahaan First Travel.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari hasil analisis, sisa anggaran First Travel yang telah ditemukan oleh penyidik hanya bersisa sekitar Rp 1 miliar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas