Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Protes di Kedubes Myanmar, Aung San Suu Kyi Tidak Pantas Dapatkan Nobel Perdamaian

Dalam aksi ini, ‎mereka menyampaikan pesan agar Aung San Suu Kyi berusaha secara keras menghentikan aksi pengusiran

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Protes di Kedubes Myanmar, Aung San Suu Kyi Tidak Pantas Dapatkan Nobel Perdamaian
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah warga Rohingya bersama berbagai elemen Islam melakukan aksi terkait pembantaian warga Muslim di Myanmar, saat di DPRD Sumatera Utara, Medan, Rabu (30/8/2017). Pengunjuk rasa mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menekan pemerintah Myanmar untuk menyelesaikan masalah pembantaian masyarakat muslim Rohingnya. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Massa yang tergabung dalam Masyarakat Profesional bagi Kemanusiaan Rohingya melakukan aksi damai di Kedutaan Besar Myanmar, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam aksi ini, ‎mereka menyampaikan pesan agar Aung San Suu Kyi berusaha secara keras menghentikan aksi pengusiran dan pembantaian terhadap etnis Rohingya.

"Jika tidak bisa (menghentikan), Aung San Suu Kyi tidak pantas mendapatkan Nobel Perdamaian," kata Ichsan selalu koordinator, Jakarta, Sabtu (2/8/2017).

Baca: Wanginya Souvenir Akad Nikah Anak Buwas-BG

Selain itu, massa juga meminta negara yang tergabung dalam ASEAN untuk menekan rezim militer Myanmar agar menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya, serta berharap agar pemerintah Indonesia melakukan langkah diplomatik dalam menghentikan kekerasan di Myanmar.

"Pemerintah Indonesia dapat menerima para pengungsi Rohingya sementara waktu sambil mengambil langkah diplomatik," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas