Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Serahkan 7.125 Sertifikat di Cimahi

"Adalah yang sangat beruntung karena sudah diserahkan kepada Bapak, Ibu, semuanya sertifikat itu,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jokowi Serahkan 7.125 Sertifikat di Cimahi
Biro Pers Setpres
Disela kunjungan kerjanya ke Cimahi, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri membagikan sertifikat hak atas tanah sebanyak 7.125 sertifikat. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Disela kunjungan kerjanya ke Cimahi, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri membagikan sertifikat hak atas tanah sebanyak 7.125 sertifikat.

Saat menyampaikan sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan warga yang hadir merupakan warga yang beruntung.

Karena mereka menjadi bagian dari target 19 juta bidang tanah di Jawa Barat yang harus diberikan sertifikatnya oleh pemerintah.

Baca: Ketika RDP Komisi III Dengan Kejaksaan Agung Bahas KPK

"Adalah yang sangat beruntung karena sudah diserahkan kepada Bapak, Ibu, semuanya sertifikat itu," ucap Jokowi berdasarkan keterangan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (11/9/2017).

Presiden menjelaskan sejumlah hal yang harus diperhatikan para penerima sertifikat, salah satunya sertifikat harus disimpan dengan baik dan di tempat yang aman.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: DPR Dukung Langkah Lanjutan Menlu Atasi Krisis Kemanusiaan Terhadap Etnis Rohingya

"Masukkan simpan baik-baik, tetapi sebelumnya difotokopi. Jadi kalau hilang ada simpanan fotokopi dan bawa ke BPN supaya diterbitkan lagi," kata Presiden.

Di samping itu, Presiden juga menyampaikan pesan terkait penggunaan sertifikat tersebut untuk hal-hal yang bersifat produktif.

Baca: Dicecar 20 Pertanyaan, Sekjen Kemendes Bantah Terlibat Suap Untuk Auditor BPK

Mengingat berdasarkan laporan yang diterimanya, saat ini nilai agunan sertifikat di Jawa Barat sudah mencapai Rp180 triliun.

"Kalau dapat (pinjaman) dipakai untuk modal, investasi, mesin. Jangan dipakai untuk hal-hal yang bersifat kenikmatan (sementara). Jangan sampai sertifikat hilang," tutur Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas