Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahar di nikahsirri.com, Dipotong 10-20 persen

‎Berapapun jumlah mahar yang disepakati antara peserta lelang perawan di situs nikahsirri.com, nantinya akan dikenakan potongan antara 10-20 persen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Mahar di nikahsirri.com, Dipotong 10-20 persen
Istimewa
Sedikitnya 45 situs online yang membuka layanan nikah sirri yang terancam diblokir atau ditutup. 

LAPORAN WARTAWAN TRIBUNNEWS.COM, THERESIA FELISIANI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Berapapun jumlah mahar yang disepakati antara peserta lelang perawan di situs nikahsirri.com, nantinya akan dikenakan potongan antara 10-20 persen.

Menurut pemilik situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi pemotongan itu sebatas untuk biaya administrasi.

Pria kelahiran Cilacap ini tidak menampik, dia turut mendapatkan keuntungan dari potongan tersebut.

"Dari mahar yang disepakati, kami potong 10-20 persen, yah untuk biaya administrasi lah, operasional. Sisanya 90-80 persennya diberikan ke mitra‎," ungkap Aris saat ditemui di rumah sekaligus kantor situs tersebut di Jatiasih, Bekasi, Sabtu (23/9/2017).

Aris menjelaskan, dalam situs itu dia menggunakan istilah mitra sebagai perawan atau perjaka yang berminat dalam kontes lelang dan fotonya dipampang di situs tersebut.

Sementara klien adalah pihak yang berminat menggunakan jasa situsnya untuk mendapatkan perawan atau perjaka melalui mekanisme lelang.

Rekomendasi Untuk Anda

Nantinya klien akan membayar mahar sesuai nominal yang diminta oleh mitra. Lalu mahar ditranfer ke rekening Aris lalu dipotong 10-20 persen, sisanya ditranfer ke mitra.

Bahkan jika berminat, Aris juga bisa memfasilitasi penghulu hingga saksi. Sementara lokasi pernikahan, digedung atau hotel, itu diserahkan ke pasangan.

"Padahal baru beberapa hari dibuka, saya sudah menerima ratusan email dari yang mau menjadi mitra dan klien.'

'Bahkan ada yang via telpon juga, ponsel saya berdering terus banyak yang penasaran, menanyakan program ini," tegasnya.

Terakhir, Aris berpendapat pro dan kontra yang terjadi di masyarakat atas situs ini adalah hal wajar dan di Indonesia belum terbiasa.

Aris menambahkan melalui situs ini dia hanya ingin membantu masyarakat kecil.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas