Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nama SBY Kembali Muncul Sebagai Kandidat Presiden Pilihan Rakyat

Dari hasil survei itu Jokowi berhasil memperoleh suara sebanyak 34,2 persen disusul Prabowo Subianto 11,2 persen, dan SBY di posisi ketiga

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Nama SBY Kembali Muncul Sebagai Kandidat Presiden Pilihan Rakyat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan usai mengadakan pertemuan di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7/2017) malam. Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi serta membahas berbagai permasalahan politik dan kedua partai sepakat bekerja sama tanpa koalisi. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei opini publik, Rabu (11/10/2017).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Buhanuddin MT memaparkan hasil survei elektabilitas tokoh politik Indonesia jika pemilu presiden dilakukan sekarang.

Menariknya dari hasil survei Indikator Politik Indonesia mencuat nama Susilo Bambang Yudhoyono setelah Joko Widodo dan Prabowo Subianto, dua tokoh yang paling dijagokan kembali maju ke Pilpres.

Dari hasil survei itu Jokowi berhasil memperoleh suara sebanyak 34,2 persen disusul Prabowo Subianto 11,2 persen, dan SBY di posisi ketiga dengan suara 2,1 persen.

"Survei itu kita lakukan tanpa memberikan daftar nama kepada responden. Nama itu muncul secara spontan saat kami memberikan pertanyaan," kata Burhanuddin saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Baca: Madun Sebut KPK Gelapkan Data Korupsi Gempa Padang dan BKKBN

Selain SBY ada beberapa nama juga yang mencuat dalam survei ini, antara lain Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dengan perolehan suara 1 persen dan Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo dengan 0,7 suara.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyoni memperoleh suara 0,5 persen bersama dua mantan kompetitornya di Pilkada Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Anies Baswedan.

Saat dikonfirmasi kepada politisi Partai Demokrat yang juga hadir dalam rilis survei tersebut, Roy Suryo menegaskan memang nama SBY disebut beberapa kali dalam beberapa survei.

"Kami selalu tersenyum bila ada survei yang kembali menyebut SBY sebagai calon presiden 20019-2024. Itu berarti ada kerinduan di masyarakat akan pemerintahan SBY," ujar Roy Suryo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas