Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mendagri Sebut Lima Faktor yang Dapat Pengaruhi Turunnya Nilai Pancasila

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menilai ada beberapa faktor yang mempengaruhi turunnya nilai Pancasila.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Mendagri Sebut Lima Faktor yang Dapat Pengaruhi Turunnya Nilai Pancasila
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Mendagri Tjahjo Kumolo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menilai ada beberapa faktor yang mempengaruhi turunnya nilai Pancasila.

Dirinya menyebut, faktor pertama berkaitan dengan posisi strategis Indonesia.

Baca: Empat Karyawan Jasa Marga Dipanggil KPK

"Posisi strategis Indonesia menyebabkan adanya pengaruh yang kuat dari peradaban yang dibawa oleh masyarakat dunia yang singgah atau menetap di Indonesia," kata Tjahjo melalui pesan singkatnya, Senin (6/11/2017).

‎Faktor yang kedua menurut Tjahjo adalah faktor globalisasi informasi dimana dinilainya dapat mempengaruhi turunnya nilai Pancasila.

Menurutnya, informasi yang menyesatkkan saat ini mudah sekali sampai kepada masyarakat.

Baca: Hidayat Nur Wahid Minta Menkominfo Blok Konten Porno yang Beredar di Whatsapp

Rekomendasi Untuk Anda

"Faktor berikutnya perang peradaban. Perang/ perbenturan peradaban antara Barat, Timur trngah dan Cina," tuturnya.

Menurut Tjahjo, faktor yang keempat yang dapat mempengaruhi‎ turunnya nilai Pancasila adalah ajaran Kapitalisme, Liberalisme dan Pasar Bebas.

Baca: KPK Periksa Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Tegal Terkait Suap Wali Kota Tegal

Karena menurutnya, mengikuti nilai-nilai global yang bersifat negatif dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dapat menimbulkan kebencian, LGBT, pola hidup konsumtif, individualistik, hedonistik dan lain-lain.

Baca: Sidang Perdana Praperadilan Wali Kota Melawan KPK Digelar Hari Ini

‎"(faktor yang kelima) Neo-komunisme. ‎Dikhawatirkannya akan bangkitnya kembali PKI," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas