Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mendikbud Bentuk Tim Cyber Telusuri Video Penganiayaan Siswa

"Iya, bentuk tim cyber. Tim cyber sudah bergerak untuk menelusuri darimana itu dan siapa yang pertama mengupload,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Mendikbud Bentuk Tim Cyber Telusuri Video Penganiayaan Siswa
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Mendikbud Muhadjir Effendy 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membentuk tim cyber untuk mengungkap insiden penganiayaan seorang siswa di sekolah.

Insiden penganiayaan itu ramai diperbincangkan, setelah videonya tersebar luas di media sosial.

Seorang pria menganiaya siswa dengan cara menampar dan memukul beberapa kali.

Baca: Fadli Zon Keberatan WhatsApp Diblokir dan Mita Menkominfo Kumpulkan Provider Sikapi Konten Porno

"Iya, bentuk tim cyber. Tim cyber sudah bergerak untuk menelusuri darimana itu dan siapa yang pertama mengupload," tutur Mendikbud Muhadjir Effendy, Senin (6/11/2017).

Sampai saat ini, kata dia, tim cyber masih melakukan pelacakan.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: KPK Pilih Pelajari Surat Dari DPR Ketimbang Izin Presiden atau Jemput Paksa Setya Novanto

Ada berbagai versi mengenai latar belakang insiden penganiayaan tersebut.

Menurut Muhadjir, semua informasi itu akan dikumpulkan serta dilengkapi dengan data-data tambahan.

Sehingga, dalam waktu dekat dapat mengungkap insiden itu.

Baca: Mendikbud: Video Penganiayaan Siswa di Sekolah Dipelintir

Di kesempatan itu, dia menegaskan, insiden penganiayaan itu tidak terjadi di SMPN 10 Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung.

Memang sempat ada permasalahan antara guru dan siswa di sekolah itu, namun itu terjadi di luar sekolah dan tidak seperti yang diperlihatkan di video.

"Kita ingin tahu apa motif itu mendistorsi seolah-olah kejadiannya di SMPN 10 yang (permasalahan,-red) sudah clear itu. Hanya artinya karena itu tidak separah seperti itu. Sudah diambil solusi," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas